Belajar itu Menyenangkan! Multimedia Interaktif Pembelajaran Untuk Anak.

Jebakan Jam Kerja Fleksibel Bagi Desainer

 Jebakan Jam Kerja Fleksibel-dkvbanget.com
Seiring berkembangnya zaman, konsep jam bekerja 9 to 5 sudah lagi tak dilirik bagi sebagian generasi muda sekarang ini. Alasannya beragam, dari yang pengen sekedar menikmati kopi di suasana yang baru hingga yang paling sering ditemui adalah karena dianggap terlalu menyita waktu pekerja.

Namun pada kenyataannya memang jam kerja fleksibel belum diterapkan di semua perusahaan di Indonesia. Masih sangat sedikit perusahaan yang menerapkan jam kerja fleksibel bagi karyawannya.
Jenis perusahaan yang cukup banyak menerapkan jam kerja fleksibel antara lain adalah industri kreatif. Namun, hanya jenis pekerjaan tertentu saja yang menerapkannya, termasuk di dalamnya adalah desainer grafis. 

Desainer grafis di jam kerja fleksibel memang tidak mensyaratkan untuk datang ke kantor setiap saat. Desainer grafis dengan jam kerja fleksibel bisa bebas mengatur jam kerja mereka sendiri dan bisa menyelesaikan pekerjaannya di mana saja. Intinya adalah asal pekerjaan kelar sesuai deadline yang ditentukan.

Menarik bukan? Enaknya lagi bisa kerja kapan saja semau waktu kita. Well, gak jarang juga kan, kita melihat para pekerja yang masih lekat menatap laptop dan pentabnya sambil menyeruput kopi di kafe, bahkan di kala weekend.

Namun apakah desainer grafis yang punya jam kerja fleksibel benar-benar menikmati dengan pekerjaannya sekarang? Berikut adalah beberapa jebakan jam kerja fleksibel di ekosistem kerja era digital.

  • Menjadi Bumerang
Jika ditelisik lagi, di balik kata "fleksibel" yang mengiringi jam kerja tersebut memang terdapat seperti jebakan yang terkadang tidak disadari. Jika saja seorang desainer tidak disiplin dan tidak pintar mengatur waktu dengan baik, bisa jadi fleksibilitas jam kerja justru menjadi sebuah bumerang bagi dirinya. Bisa saja desainer grafis menjadi keteteran karena terlalu menganggap enteng deadline yang sudah ditentukan.

  • Kerja Tanpa Mengenal Waktu
Perusahaan ataupun klien bisa saja memberikan tenggat pekerjaan yang terlalu mendadak tanpa mengenal waktu. Bisa saja di saat orang lain bisa beristirahat atau berlibur, desainer grafis jam kerja fleksibel justru masih harus berkutat dengan deadline yang serba mendadak tersebut. Alhasil karena punya jam kerja fleksibel justru malah menjadi sering melewatkan momen-momen waktu kumpul bersama teman atau keluarga. Yah, karena terlalu fleksibel waktu dan tempatnya bisa kapan saja sih..

  • Fleksiblitas Memeras Tenaga dan Waktu
Alih-alih fleksibel dan bisa santai dengan jam kerja, malah desainer harus lembur karena pekerjaannya yang tiba-tiba membludak dan meminta untuk segera diselesaikan dengan segera. Maka dari hal seperti ini fleksibiilitas soal jam kerja seolah jadi ‘kamuflase’ di balik kerja kapan pun, dan di mana pun. Fleksibilitas seolah bisa dianggap menjebak bagi desainer karena menjadikan fleksibilitas tersebut sebagai senjata untuk memeras tenaga dan waktu yang lebih dari desainer dan pihak perusahaan seolah dengan gampang menyadarkan bahwa semua hal tersebut adalah risiko dari pekerjaan. Imbasnya adalah mau gak mau desainer harus kerja overtime meski tanpa tambahan uang insentif. Kalau saya biasa bilang sih, "Harus rela kerja ikhlas". Hehehe

“Intinya kerja fleksibel tidak boleh dijadiin alasan buat meres tenaga dan waktu karyawan, termasuk desainer. Seolah karyawan kayak gak punya kehidupan atau urusan lain di luar pekerjaan,”

Pada akhirnya pilihan sepenuhnya ada di tangan kalian. Fleksibilitas memang menarik. Tapi kita tidak boleh sampai terlena. Jangan pernah menyamakan fleksibilitas waktu sebagai siap sedia 24/7 untuk bekerja. Kalau tidak, maka kesehatan fisik maupun mentalmu, termasuk keadilan upahmu gara-gara keseringan kerja ikhlas bakal jadi wassalam.
Fleksibel dalam jam kerja juga tidak selalu berakhir menyakitkan. Jika kontrak kerjanya jelas dan tepat, dan juga selama sebagai seorang profesional desainer kalian bisa mengatur waktu dengan maksimal. Bisa saja work life balance bisa tercapai.

Semoga bermanfaat...


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Jebakan Jam Kerja Fleksibel Bagi Desainer"

Post a Comment

Hindari kalimat negatif, p*rngrafi, serta perjudian

Random Posts

Sedang Memuat...