Belajar itu Menyenangkan! Multimedia Interaktif Pembelajaran Untuk Anak.

Agustus Penuh Gelora! Pameran Indonesia Semangat Dunia



Revolusi fisik di Indonesia terjalin sangat erat kaitannya dengan sejumlah karya seni rupa buah tangan para seniman yang menjadi saksi sejarah atas peristiwa tersebut. Bisa kita temukan karya seni berupa lukisan, patung, dan keramik yang dibuat oleh para master seniman, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri menjadi koleksi dari Istana Kepresidenan.
Sudah tercatat mungkin ribuan karya seni tersimpan di balik tembok Istana Kepresidenan Jakarta, Istana Cipanas, Istana Bogor, Gedung Agung Yogyakarta, dan Istana Tampak Siring, Bali.

Berkaitan dengan koleksi lukisan Istana Kepresidenan tak bisa terlepas dari nama Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Pada sela lawatan kenegaraan ke berbagai benua, Bung Karno selalu mencuri waktu untuk berburu benda seni, baik berupa patung maupun lukisan. Kecintaan Bapak Proklamator terhadap seni rupa tidak terlepas dari caranya yang unik dalam memilih dan menilai karya seni untuk dikoleksi. Bung Karno cenderung menggunakan pendekatan piktorial, estetik, dan teknik dari karya seni yang dilihatnya. Koleksi benda seni yang dimilikinya bertema beragam, mulai dari tema perempuan, bunga, alam, benda, lanskap, serta perjuangan. Dari banyaknya koleksi yang kini menjadi aset negara itu, tema perjuangan hanyalah 10%.

Namun, presentase yang kecil itu justru tak ubahnya seperti oase di tengah padang pasir. Buktinya dapat Anda saksikan dalam Pameran Seni Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia, yang pada tahun ke-3 ini mengangkat tema Indonesia Semangat Dunia. 
Pada gelaran tahun ini, sebanyak 45 karya seni buah tangan 34 maestro seni rupa dari dalam dan luar negeri dipamerkan di Gedung A, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Mulai tanggal 3 Agustus hingga 31 Agustus 2018. Pameran yang dikuratori oleh Amir Sidharta dan Watie Moerany, dan riset dibantu oleh Sally Texania.

Publik, utamanya pecinta seni dapat mengapresiasi dari dekat karya para maestro seni rupa seperti Raden Saleh, Basoeki Abdullah, Batra Lubis, Dullah, Fernando Amorsolo y Cueto, Hendra Gunawan, dll. Menteri Sekretaris Negara, menuturkan selain sebagai rangkaian acara HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pameran juga dihelat sebagai menyambut Asian Games 2018. Mengangkat tema Indonesia Semangat Dunia, diharapkan dapat menghidupkan dan menggelorakan semangat nasionalisme, kreativitas, dan sportivitas serta kerja sama.

Dalam pameran kali ini kita dapat melihat lukisan-lukisan karya maestro Basoeki Abdullah, seperti salah satunya lukisan yang berjudul Perkelahian antara Rahawana dan Jatayu Memperebutkna Sinta (cat minyak pada kanvas, 157x120 cm). Karya yang diilhami dari cerita yang tertulis dalam Aranyakanda, kitab ketiga dari tujuh kitab yang menaungi epos Ramayana. Keindahan dan aura mistis yang digambarkan secara realis tanpa imbuhan simbol, tak ubahnya seperti gambar bergerak yang diputar tepat di raut wajah para pecinta seni.



Ada lagi karya fenomenal yang dapat dilihat adalah patung Pemanah karya pematung Hungaria Zsigmond Krisfaludi Strobl, patung ini selaras dengan upaya pemerintah untuk menyambut Asian Games 2018. Patung ini sangat kental menyiratkan semangat dan perjuangan.



Pameran yang melibatkan Sekretaris Negara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, Mandiri Art, Badan Ekonomi Kreatif, dan Galeri NAsional Indonesia ini dinilai sangat penting untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengapresiasi karya seni.

PAMERAN INDONESIA SEMANGAT DUNIA :
3 – 31 Agustus 2018
Dibuka untuk umum mulai 3 Agustus 2018, pukul 14.00 – 20.00 WIB
4 – 31 Agustus 2018 | pukul 10.00 – 20.00 WIB
di Gedung A, Galeri Nasional Indonesia

*Tutup pada Hari Raya Idul Adha 22 Agustus 2018
*Bebas biaya dan disediakan pemandu selama pameran berlangsung

Dikutip dari: Harian Bisnis Indonesi Edisi Cetak, 4 Agustus 2018, Galeri Nasional.

                                                         

Postingan terkait:

4 Tanggapan untuk "Agustus Penuh Gelora! Pameran Indonesia Semangat Dunia"

Hindari kalimat negatif, p*rngrafi, serta perjudian

Random Posts

Sedang Memuat...