December 2017 - dkv banget

Saatnya Desainer Berkontribusi!

Desainer baik, tidak malas membaca dan berbagi kebaikan

Manusia tempatnya kepo dan Typo

Bagikan artikel jika bermanfaat, Koreksi jika kurang tepat

Halo!! Muncul lagi nih, postingan saya yang semoga bermanfaat di waktu-waktu liburan seperti gini. Tapi, judulnya saja tidak ada hubungannya sama suasana liburan yaa. Hehehe. Setelah kamu membaca dengan postingan saya sebelumnya, mengenai mengenal jurusan Desain Komunikasi Visual, berikut saya lanjut melalui postingan yang mungkin bisa menguatkan keyakinan dan tekad kamu kenapa kamu harus memilih kuliah di Jurusan DKV. Simak beberapa alasannya berikut ini:

Sebagai mahasiswa yang normal, (Masih suka cewek, karena saya laki-laki). Lika-liku sebagai mahasiswa DKV memang tidak akan terlepas merasakan momen-momen yang paling membuat nyesek di dada, meratap kekosongan, bercucur air mata darah nan deras. Lebay deh!

Kira-kira momen nyesek apa saja yang akan dirasakan sebagai anak DKV hingga bisa diingat dan diceritakan ke anak cucu kamu nantinya? Berikut menurut pengalaman saya sob :

Program studi atau biasa saya sebut prodi yang baru-baru ini sedang melejit, DKV. Tidak bisa dipungkiri jika prodi ini memang nyata diminati belakangan ini. Yaa walaupun dulu, saat pertama saya memilih prodi ini belum setenar seperti sekarang ini, saya patut bangga karena dapat menjadi salah satu bagian dari pelestari ilmu desain.


Hallo sob!! Masih ingat dengan peribahasa “ Tak kenal maka tak sayang ”. Sepertinya peribahasa itu memang cocok untuk kamu yang ingin tahu pake banget jurusan yang sedang nge-hits ini. Jurusan Desain Komunikasi Visual a.k.a DKV?? Langsung saja saya kenalkan di postingan saya kali ini, apa itu Jurusan DKV.
Masa-masa setelah lulus SMA itulah masa penentuan dimana kita dihadapkan dengan lika-liku pilihan hidup yang atidak sulit menurut saya. Nikah atau Kerja?? Yakni suatu pilihan untuk melanjutkan proses belsajar ke tingkat universitas. Ehh bukan yaa, saya kira mah setelah lulus SMA mau langsung nikah saja. Memang untuk sebagian dari kita, mungkin melanjutkan proses pendidikan di bangku universitas terasa berat. Karena pada kenyataannya memang biaya pendidikan di tingkat tersebut sangat mencekik urat nadi. Tapi kalo kamu semua mengerti, sebenarnya cukup banyak program dari pemerintah yang bisa dimanfaatin masyarakat kalangan kebawah seperti saya ini buat melanjutkan bangku pendidikan.